Tuesday, 30 August 2016

Pintar tapi Sombong ?


Dikhawatirkan  orang yang berpendidikan tapi sombong adalah

Dia merasa paling benar , merasa paling pintar , dan merasa paling eksklusif , sehingga akal , pikiran dan hatinya tertutup untuk menerima sebuah kebenaran , apalagi kebenaran nya itu datang dari orang yg mereka anggap "bodoh" .

Ilmu bagi orang sombong bukannya untuk memperbaiki diri dan penyelamat, mereka cenderung menggunakan ilmunya hanya untuk mendebat dan mendukung opini mereka sendiri. 
Mereka juga dengan seenaknya menilai keimanan dan ketaqwaan seseorang menurut versi mereka sendiri , bukan berdasar pada Al Quran , Sunnah dan Hadist, padahal yg berhak menilai keimanan dan ketaqwaan seseorang adalah Allah SWT .

Dalam sebuah hadist diriwayatkan :

Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia,” (Riwayat Muslim)

Allāh Ta’ala berfirman;



ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻟِﻢَ ﺗَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﻟَﺎ
ﺗَﻔْﻌَﻠُﻮﻥَ ( 2) ﻛَﺒُﺮَ ﻣَﻘْﺘًﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻥْ ﺗَﻘُﻮﻟُﻮﺍ
ﻣَﺎ ﻟَﺎ ﺗَﻔْﻌَﻠُﻮﻥَ

“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan? Sungguh besar murka Allāh jika kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan” (QS. Ash Shāff : 2-3)



ﺃَﺗَﺄْﻣُﺮُﻭﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺑِﺎﻟْﺒِﺮِّ ﻭَﺗَﻨْﺴَﻮْﻥَ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻜُﻢْ
ﻭَﺃَﻧْﺘُﻢْ ﺗَﺘْﻠُﻮﻥَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﺃَﻓَﻠَﺎ ﺗَﻌْﻘِﻠُﻮﻥَ

“Apakah kalian menyuruh manusia untuk berbuat kebajikan dan kalian melupakan diri kalian sendiri
sedangkan kalian membaca kitab? Apakah kalian tidak berpikir?” (QS Al Baqārāh : 44)

Al Khātib Al Baghdadi rāhimahullāh mengatakan;
ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻌﻠﻢ ,ﺓﺮﺠﺷ ﻭ .ﺓﺮﻤﺛ ﻞﻤﻌﻟﺍ ﻭ ﻟﻴﺲ
ﻳﻌﺪّ ﻋﺎﻟﻤﺎ ﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﺑﻌﻠﻤﻪ ﻋﺎﻣﻼ
“Sesungguhnya ilmu adalah pohon, sedangkan amal adalah buahnya. orang yang tidak mengamalkan
ilmunya tidaklah dianggap sebagai orang yang berilmu” (Iqtidhā-ul ‘Ilmi Al ‘Amal, hal. 18).

Cobalah kita mencontoh dari seorang Khalifah besar umat islam, yaitu Abu bakar RA, 

Abu Bakar RA adaalah seorang Khalifah , pemimpin umat setelah wafatnya nabi, beliau saja mampu  berkata kepada para sahabat, ”Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, tetapi aku bukanlah orang yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kepadaku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku tetapi kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!”.


Wallahu ‘alam

Saturday, 27 August 2016

Akibat kebiasaan

setelah beberapa lama berjalan, seorang penumpang taksi menepuk punggung supir taksi dengan maksud minta turun, "mas , kiri, ya." tanpa disangka , sopir taksi itu kaget , dan tanpa sengaja menginjak gas. beruntun mereka masih selamat.

setelah berhasil selamat, sopir itu berkata, "tolong , mas, lain kali jangan begitu lagi. saya benar- benar kaget.

"saya tidak bermaksud begitu mas. masak sih dengan menepuk pundak saja bisa sekaget itu?" kata penumpang itu

" soalnya, baru malam ini saya menjadi sopir taksi." kata sopir itu membela diri

tetapi kan tidak harus kaget seperti itu. memangnya kenapa sih mas?" tanya penumpang itu penasaran.

" sebelumnya saya ini sopir mobil jenazah," kata sopir taksi itu.

##**@@**##

Ibroh :

Pada dasarnya manusia cenderung sulit menerima perubahan, walaupun perubahan itu adalah kebenaran dan membawa ke  hal yang lebih baik,

Saturday, 20 August 2016

Pertolongan Allah

karena hujan yang cukup lebat, banjir melanda sebuah pinggiran kota. semua penduduk lari mengungsi, kecuali seorang kiai. dengan keyakinan yang tinggi, dia tetap berada di masjid. Padahal, banjir sudah mulai menggenanginya.

sebuah perahu penyelamat datang hendak mengevakuasi kiai itu, tetapi dengan tenang kiai itu berkata, " terima kasoh, saya akan tetap bertahan di sini."

hujan semakin lebat, banjir semakin tinggi, dan datanglah perahu kedua hendak menolong pak kiai. tetapi, lagi-lagi kiai itu menolak,"terimakasih, saya percaya Allah akan menolong saya."

hujan tak jua berhenti, sehingga keadaan sudah sangat gawat, tetapi ketika datang perahu ketiga, kiai itu tak juga mau di evakuasi. "Tuhan pasti menolong saya. jadi saya akan tetap disini."
akhirnya, banjir menyapu mesjid itu, dan nyawa kiai itu tak terselamatkan. Di depan Tuhan, kiai itu protes, "Ya Allah, aku sangat beriman kepadaMu, tetapi mengapa Engkau tidak menolongku dari banjir? "

Tuhan pun keheranan dan bersabda, "apa? bukankah aku sudaj mengirim tiga perahu?"

Ibroh :

Allah tak hadir dalam bentuk yang tidak bisa dipahami manusia. Allah hadir dengan cara yang tak terbatas. Kewajiban kita adalah selalu merasakan kehadiran Nya dibalik segala peristiwa. ada Allah di balik kenikmatan. ada Allah dibaluj kesusahan. ada Allah dibalik keberhasilan, ada Allah pula dibalik kegagalan.
Dia hadir dalam keindahan lautan.dalam indahny pegunungan, dalam badai yang menakutkan, maupun dalam gempa yang mengerikan.

semoga bermanfaat.

Wednesday, 17 August 2016

Sayangi keluarga

setiap anggota keluarga mempunyai sifat yang berbeda beda, tidak semuanya sama....

Namun itulah keistimewaannya. .. 

kita harus saling toleransi,mengerti dan memahami setiap anggota keluarga... 

karena siapa lagi yang akan menyayangi dan memahami kalo bukan keluarganya sendiri..

Saturday, 13 August 2016

Pengorbanan Orang tua

ketika menatap muka kedua orang tua ku, kulihat raut wajah yang sangat lelah, menyimpan begitu banyak beban hidup...

Tapi mereka tidak pernah mengeluh, mereka tetap berusaha untuk anaknya, dan selalu berdoa agar anak anaknya diberikan yang terbaik dalam hidupnya.. 

puji Syukur selalu ku panjatkan kepadamu ya Allah karena Engkau telah menjadikan mereka sebagai orang tuaku... 

Ya Allah aku mohon kepada Mu semoga Engkau jadikan kedua orang tua ku sebagai ahli Surga... Aamiin...

Wednesday, 10 August 2016

Kisahnya sih simpel tapi mengena dihati....

kejadiannnya waktu pulang kerja, saya pulang agak terburu-buru karena saat itu udah magrib mau ke isya, dan kebetulan agak hujan rintik- rintik...

kebetulan saya bawa motor agak ke kiri, karena sebelah kanan nya udah penuh dengan antrian mobil, dan di depan saya ada seorang bapa boncengan dengan anak nya membawa motornya agak tanggung gk kekiri gk kekanan tp kecepatan nya antara 20-30km/jam.


karena saya terburu-buru waktu itu, mk menurut saya si bapa agak mengganggu perjalanan saya, maka saya pun mencari jalan untuk menyusulnya, kesebelah kanan gk bisa karena padat mobil, mk saya pun ambil jalan kiri, kebetulan ada genangan air disitu, dengan kecepatan 40km/ jm pun saya menyusul bapa, maka tanpa terelakan lagi air nya pun muncratlah mengenai bapa tsb, kontanlah bapa tsb marah-marah sambil membunyikan klakson, tanda dia tidak terima keciprat air, tp karena saya terburu-buru saya pun cuek dan tetap melanjutkan perjalanan tanpa minta maaf pada bapa tersebut.



setelah saya melanjutkan perjalanan, kurang lebih 10 menit dari kejadian tsb, saya mengambil jalan kanan dan ada truk didepan saya, sedikitpun saya tidak menyangka sesuatu akan terjadi pd waktu itu, akan tetapi ternyata truk tersebut menginjak lobang yg banyak genangan air dan cipratannya tepat mengenai muka saya, krn kebetulan kaca helm nya saya buka, langsung aja saya teringat bapa tadi....

"Astagfirullah" saya sudah berbuat dzolim terhadap orang lain, dan Allah pun membalas kekeliruan saya langsung tidak jauh dari kejadian.

ibroh : pada intinya kita tidak boleh mendzolimi orang lain, sedikit apa pun itu.




Wallahu ‘alam

Saturday, 6 August 2016

Zuhudnya tukang parkir


Tukang parkir

Orang yang paling  zuhud,  sabar , ikhlas dan amanah itulah dia..

kenapa begitu ????
Tukang parkir banyak sekali mobil di tempat parkir nya , merek apa saja dia punya , dari yg kecil sampai besar , yg jelek sampai yg terbagus , tp dia tidak pernah SOMBONG ..
begitu pun ketika mobil nya pergi satu persatu dari nya , karena diambil pemilik nya ,
dia tidak merasa kehilangan atau pun bersusah hati .
kenapa begitu ?
hal ini di karenakan dia merasa bila mobil-mobil yg ada di tempat parkir nya itu hanyalah TITIPAN , bukan HAK MILIK nya .
karena ia merasa mobil nya itu hanya sebagai titipan maka ia hanya menjaga dan merawat sampai yang punya nya kelak akan mengambilnya .
begitu pun kita hidup di dunia ini , tak lain dan tak bukan, semua apa yang ada pada kita , hanyalah titipan dari pemilik nya yaitu ALLAH ,
sebagai orang yang dititipi tidak pantas lah kita bersikap sombong dan menghak semua miliknya adalah miliknya sendiri.
kita hanya diberi kesempatan untuk dititipi, sehingga selayak nyalah kita memegang amanah itu dengan menjaga dan merawat nya sampai pemilik nya mengambilnya kembali.
mampu kah kita seperti TUKANG PARKIR ?



Wallahu ‘alam

Wednesday, 3 August 2016

Dasar Mabuk

Suatu hari, menjelang malam, seorang pemabuk mencari-cari sesuatu di trotoar, sehingga menarik perhatian polisi yang tengah berpatroli.

"Apa yang kau cari?" tanya polisi.

"Uang logam seribuan saya  jatuh."

"Dimana jatuhnya?" tanya si polisi lagi.

"Lima ratus meter di arah sana, Pak."

"Lho?!! tapi mengapa kau mencarinya disini?" tanya polisi dengan jengkel bercampur heran.

"Soalnya," jawab si pemabuk memberi alasan, "disini lampu jalannya lebih terang."





####***????***####




Ibroh yang bisa diambil:

Orang yang lupa daratan tak pernah berpikir logis, bahkan untuk hal yang sangat sederhana sekalipun.