Saturday, 28 January 2017

Adab Rasulullah Terhadap istri bagian 2


Selamat datang kembali dengan blog positiive thinking positive feeling.  Rasulullah adalah sosok suami yang paling mesra terhadap istri-istrinya, sebelumnya kita telah mengetahui adab Rasulullah terhadap istrinya pada bagian 1,  berikut pada bagian 2 akan memaparkan kelanjutan adab rasullalah yg lain  terhadap istrinya  , 

Berikut adalah adab rasullulah bagian 2, silahkan disimak dan dipraktekkan dalam rumah tangga kita, agar rumah tangga kita berkah seperti rumah tangga Rasullulah.


15. Suami istri berjalan dimalam hari


Duh, so sweet.. Jalan berdua menikmati keindahan alam.

Rasulullah datang pada malam hari, kemudian mengajak aisyah berjalan-jalan dan berbincang-bincang (HR Muslim 2445)

16. Panggilan khusus pada istri

Kadang kita memanggil istri kita, honey, yayank, dan seterusnya, dan seterusnya.. seperti itu pun Rasulullah.

Nabi saw memanggil Aisyah dengan Humairah artinya yang kemerah-merahan pipinya. Rasulullah juga suka memanggil aisyah dg sebutan "aisy/aisyi", dalam culture arab pemenggalan huruf terakhir menunjukan "panggilan manja/tanda sayang"

17. Memberi sesuatu yang menyenangkan istri

Dari Said bin Yazid, bahwa ada seorang wanita datang menemui Nabi, kemudian Nabi bertanya kepada 'Aisyah: "Wahai 'Aisyah, apakah engkau kenal dia?" 'Aisyah menjawab: "Tidak, wahai Nabi Allah." Lalu, Nabi bersabda: "Dia itu Qaynah dari Bani Fulan, apakah kamu mau ia bernyanyi untukmu?", maka bernyanyilah qaynah itu untuk 'Aisyah. (HR. An Nasa'i, kitab Asyratun Nisa', no. 74)

18. Memperhatikan perasaan istri

"Sesungguhnya ketika seorang suami memperhatikan istrinya dan begitu pula dengan istrinya, maka Allah memperhatikan mereka dengan penuh rahmat, manakala suaminya merengkuh telapak tangan istrinya dengan mesra, berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela jemarinya" (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar- Rafi' dari Abu Sa'id Alkhudzri r.a)

19. Segera menemui istri jika tergoda.

Dari Jabir, sesungguhnya Nabi saw pernah melihat wanita, lalu beliau masuk ke tempat Zainab, lalu beliau tumpahkan keinginan beliau kepadanya, lalu keluar dan bersabda, "Wanita, kalau menghadap, ia menghadap dalam rupa setan. Bila seseorang di antara kamu melihat seorang wanita yang menarik, hendaklah ia datangi istrinya, karena pada diri istrinya ada hal yang sama dengan yang ada pada wanita itu." (HR Tirmidzi)

20. Berpelukan saat tidur

Tidak saya deskripsikan, soalnya ada yang belum merid lho? (HR Tirmidzi 132)

21. Membantu pekerjaan rumah tangga

Hal inilah yang kadang-kadang masih males. Tapi jika dikerjakan berdua, biasanya jadi tidak berasa, sambil becanda ataupun ngobrol-ngobrol.

Aisyah pernah ditanya: "Apa yang dilakukan Nabi saw. di rumahnya?" Aisyah menjawab: "Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya." (HR Bukhari)

22. Mengistimewakan istri

Dari Anas, dia berkata: "Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi SAW menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah." (HR Bukhari)

23. Mendinginkan kemarahan istri dengan mesra

Nabi saw biasa memijit hidung 'Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, Wahai 'Aisy, bacalah do'a: 'Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan." (HR. Ibnu Sunni)

24. Tiduran di pangkuan istri

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Nabi SAW biasa meletakkan kepalanya di pangkuanku walaupun aku sedang haidh, kemudian beliau membaca al-Qur'an." (HR 'Abdurrazaq)

25. Mandi romantis bersama pasangan

Aisyah pernah mandi satu bejana bersama Nabi saw (HR Nasai I/202)

26. Disisir istri

Dari 'Aisyah ra, ia berkata, "Saya biasa menyisir rambut Rasulullah saw,saat itu saya sedang haidh".(HR Ahmad)

27. Minum bergantian pada tempat yang sama

Dari 'Aisyah ra, dia berkata, "Saya biasa minum dari muk yang sama ketika haidh, lalu Nabi mengambil muk tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau minum, kemudian saya mengambil muk, lalusaya menghirup isinya, kemudian beliau mengambilnya dari saya, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat saya meletakkan mulut saya, lalu beliau pun menghirupnya." (HR 'Abdurrazaq dan Sa'id bin Manshur)

28. Membelai istri

"Adalah Rasulullah saw tidaklah setiap hari melainkan beliau mesti mengelilingi kami semua (istrinya) seorang demi seorang. Beliau menghampiridan membelai kami dengan tidak mencampuri hingga beliau singgah ke tempat istri yang beliau giliri waktunya, lalu beliau bermalam di tempatnya." (HR Ahmad)

Dan masih banyak tips lain yang bisa dilakukan sesuai kreatifitas Anda semua.

Nabi saw bersabda, "Yang terbaik di antana kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga/istrinya. Dan saya adalah orang yang paling baik terhadap istri/keluargaku" (HR Tirmidzi).

sumber : ayokitasedekah7.blogspot.com



Saturday, 21 January 2017

13 Tips mudik dan rekreasi aman dan sehat


Gema takbir akan berkumandang, hari yang dinantikan seluruh umat islam didunia akan datang, berjuta hati yang gembira telah menantikan datang nya hari kemenangan ini.

Salah satu hal yang sangat identik dengan lebaran adalah mudik ke kampung halaman dan berekreasi ke tempat pilihan, hal ini sangat lumrah di indonesia, karena momen ini adalah momen yang sangat spesial , dimana setelah setahun lamanya orang-orang sibuk dengan aktivitas masing-masing seperti sekolah, kuliah ,bekerja yang harus meninggalkan kampung halaman dan menunda rekreasinya. 

Hari lebaranlah momen  yang paling tepat, dimana hampir seluruh sanak saudara berkumpul untuk bersilaturahmi dan saling maaf- memaafkan.

Namun jangan lupa agar acara mudik dan rekreasi  kita lancar dan selamat sampai tujuan, kita harus memperhatikan beberapa tips, tips itu sebagai berikut :
  1. Persiapkan diri kita baik secara fisik maupun psikologis. Sebaiknya tidak berangkat setelah pulang sekolah, kuliah, ataupun kerja, karena selain badan capek, psikologi juga lelah.
  2. Periksa kesehatan kita terlebih dahulu, terutama jika memiliki riwayat sakit tertentu. Jangan lupa membawa obat-obatan sesuai kebutuhan.
  3. Siapkan makanan dan minuman. Sebaiknya tidak membeli makanan sembarangan di pinggir jalan.
  4. Bawalah pakaian dan alat-alat mudik seperlunya atau yang dibutuhkan saja,  sehingga tidak terlalu berat membawa barang yang akan dibawa.
  5. Bawalah bekal uang yang cukup, dan simpanlah ditempat yang aman.
  6. Siapkan peta mudik dan pastikan peta mudik terbaharui. Gunakan alat bantu petunjuk arah, misal kompas atau GPS, jika diperlukan.
  7. Siapkan alat komunikasi seperti handphone dalam kondisi online, catat nomor-nomor penting yang bisa dihubungi ketika diperlukan dan simpan dipaling atas kontak untuk memudahkan pencarian dan memudahkan dalam melakukan panggilan jika diperlukan. Jangan lupa membawa charger.
  8. barang-barang dan alat-alaat lebih baik penyimpanannya dipisahkan menurut kategori kegunaannya
  9. Jika memerlukan pertolongan medis, gunakan posko-posko kesehatan yang diberikan oleh pemerintah di sepanjang arus mudik.
  10. Dilangan mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk. Istirahat secara periodik untuk mengatasi lelah dan mengantuk. istirahat bisa dilakukan di sepanjang rest area atau mesjid-mesjid sepanjang arah tujuan mudik. Ingat keluarga menunggu di rumah.
  11. Jika stamina tubuh terasa berkurang, jangan memaksakan diri dengan meminum obat atau minuman yang dapat menambah tenaga tubuh sesaat.
  12. Periksa kondisi kendaraan dan pastikan kondisinya prima, mulai dari tekanan ban, oli, saringan udara, aki dan kelistrikan. Bawa sikring (fuse) cadangan bila diperlukan.
  13. Setelah tiba ditujuan, pastikan beristirahat yang cukup sebelum melakukan silaturahmi berkeliling rumah untuk menemui sanak saudara.


Semoga tips--tips ini bermanfaat untuk kita yang akan pergi mudik dan bertamasya dihari raya.

Selamat mudik dan bertamasya,  mudik  dan bertamasyalah dengan selamat!

Saturday, 14 January 2017

Resep membuat ketupat lebaran


Alhamdulillah sebentar lagi kita akan menyambut hari kemenangan, yaitu hari Idul Fitri, setelah sebulan lamanya kita menjalankan ibadah shaum di bulan ramadhan.

Sudah menjadi lumrah di negara indonesia ini bila akan datang Idul Fitri ibu-ibu atau remaja putri pasti sibuk membuat ketupat lebaran sebagai menu khas idul Fitri.

Bahkan ada istilah "  kalau gak ada ketupat lebarannya gak jadi"... Haha.. sebenarnya istilah itu terlalu berlebihan tapi sebenarnya istilah tersebut hanya ungkapan betapa pentingnya kehadiran sebuah ketupat dalam moment yang sangat spesial ini.

inilah dia resep membuat ketupat sebagai berikut :

Bahan :
10 buah kupat berukuran sedang  
1 liter beras yang bagus dan pulen, cuci bersih rendam kurang lebih 1 jam ( kasih sedikit garam), bilas kemudian tiriskan.

Cara membuat :
  1. Siapkan bungkus ketupat dari anyaman daun kelapa (janur), Kemudian isi bungkus ketupat dengan beras yang sudah direndam sebanyak 3/4 dari besarnya bungkus ketupat (75% penuh).
  2. Didihkan air di panci dengan isi yang telah disesuaikan dengan jumlah ketupat yang akan direbus.
  3. Setelah air mendidih kemudian masukan bungkus ketupat yang telah di isi beras. 
  4. Rebus ketupat  hingga 5-6 jam atau sampai matang, pastikan saat merebus ketupat harus terendam air. 
  5. angkat ketupat  dan tiriskan ketupat.

Saturday, 7 January 2017

"Jika setan dirantai mengapa orang masih melakukan dosa?"


Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa pada bulan ramadhan setan-setan akan dirantai,  hadist tersebut adalah sebagai berikut:

Nabi bersabda : 

Hai  orang-orang , bulan ramadhan yang penuh berkah telah datang , dan Allah mewajibkan kepadamu berpuasa di bulan ini, dan pintu-pintu syurga akan  dibuka  di bulan ini, dan pintu neraka akan ditutup, dan syetan-syetan akan dirantai dibulan ini, ada malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan orang yang meraih keberkahan dibulan ini adalah orang yang benar-benar meraih keberkahan (Musnad Ahmad vol.2 halaman 230, hadis 7148)  ( sunah Al-Nasai, bab 5 hadis 2106).

Yang jadi pertanyaan besar adalah , kenapa ketika setan-syetan sudah dirantai , masih banyak orang yang  melakukan dosa?


Maha benar Allah dengan segala firmannya.


Hal ini bisa dijelaskan sebagai berikut.


Alasan pertama


Ketika setan dirantai, bukan berarti mereka dibunuh atau mati, mereka masih ada , kekuatannya pun masih ada, namun walaupun setan ada, ketika setan dirantai maka kekuatannya akan berkurang , dibatasi dan akan melemah.


Hal ini bisa diumpamakan pada contoh seekor singa  yang sedang dirantai,

ketika singa bebas berkeliaran, peluang dan kekuatan  untuk membunuh sangatlah besar, tetapi ketika singa dirantai , posisi singa tersebut tidak dibunuh atau pun mati namun peluang dan kekuatan  untuk membunuh berkurang dan dibatasi, sehingga kita akan aman apabila menjauhi dan menjaga jarak dari jangkauan singa tersebut, tetapi bila kita mendekat dan berada dalam jangkauan singa maka kita pun tidak aman dan kemungkinan bisa terbunuh.

jadi walaupun setan dirantai maka kekuatannya masih ada, namun terbatas dan melemah, jika kita menjauhi dan berada  jauh di daerah jangkauannya maka kita akan aman, namun jika kita mendekati  dan berada dalam jangkauannya maka kitapun akan masuk kedalam perangkap setan.

Allah berfiman :



يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Qs. Al-Baqarah (2) : 168

Dari surat al-baqarah ayat 168 diatas dijelaskan bahwa Allah SWT menyuruh kita agar tidak mengikuti langkah-langkah setan, kerena langkah setan sangatlah  menipu dan berbahaya, karena tidak terlihat oleh kita sehingga kita jadi kurang waspada terhadapnya. berbeda kalau kita melihat langsung bentuk setan secara nyata pasti kita  akan langsung berhati-hati dan menghindar sejauh mungkin dari setan tersebut.


contohnya bila ada seorang gadis yang mendekati seorang pemuda dengan iman yang rata-rata dan berkata "mari kita menghabiskan malam bersama", pasti dengan tegas pemuda tersebut  menolak ajakan gadis tersebut karena pemuda tersebut tahu itu adalah dosa,


Tapi bila gadis itu tidak langsung mengajak pada "inti" tetapi selangkah demi selangkah dengan cara, pertama menelepon pemuda tersebut, pemuda itu pasti berkata "tidak masalah " itu hanya telepon  saja, kemudian kedua kali gadis itu mengajak untuk bertemu, pemuda itu berkata  "tidak masalah hanya ketemu saja", ketiga gadis tersebut mengajak untuk makan bersama, pemuda tersebut pun berpikir "tidak masalah hanya makan bersama", dan akhirnya gadis itu mengajak pada pemuda itu " mari kita menghabiskan malam bersama", akhirnya pemuda tersebut berkata "tidak masalah". itulah yang disebut langkah-langkah setan (khutwatu syaiton), tidak terlihat secara nyata  namun dampaknya sangat nyata.


Alasan kedua


ketika 11 bulan setan dibebaskan, dan bebas dengan leluasa menggoda manusia tidak ada batasan, sedangkan ketika setan dirantai hanya 1 bulan  sehingga kekuatan untuk  tidak menggoda manusia 
 hanya dibatasi 1 bulan, maka ini akan memberikan dampak kecanduan pada manusia yang selalu berbuat dosa selama 11 bulan itu , dan ketika  orang yang berbuat dosa itu  memasuki bulan ramadhan, maka dia akan tetap mencari setan-setan yang lain.

hal ini bisa dimisalkan pada seorang pecandu narkoba, pertama-tama ketika dia belum pernah memakai narkoba dia diberi iming-iming gratisan untuk mencicipi narkoba oleh pengedar narkoba , ketika sudah mulai kecanduan, dia akan mulai mendatangi pengedar dan membayar walaupun harus dengan harga yang sangat mahal, dan ketika  pengedar narkoba sudah dipenjara bahkan dihukum mati , pecandu akan tetap mencari narkoba walau dari tempat lain seperti apotek atau mencari pengedar narkoba yang lain.


Jadi kalau orang yang selalu melakukan  kejahatan dan dosa ketika pada saat selain bulan ramadhan maka kecenderungan untuk digoda dan mencari sendiri setan-setannnya masih ada walaupun pada saat bulan ramadhan, walaupun setan dirantai, karena dampak dari kebiasaan dan ketagihan pada saat bukan bulan ramadhan  , kecuali orang yag bersungguh-sungguh berusaha ingin meraih keberakahan, seperti yang telah dsebutkan dalam hadist  Musnad Ahmad vol.2 halaman 230, hadis 7148 dan  sunah Al-Nasai, bab 5 hadis 2106, yaitu  : ......., orang yang meraih keberkahan dibulan ini adalah orang yang benar-benar meraih keberkahan.



Alasan ketiga

walaupun setan-setan dirantai oleh Allah SWT mereka masih bisa berbisik, dan salah satu cara agar manusia mendekat kepada setan adalah dengan  cara bisikan.


Allah SW berfirman dalam surat An-naas (114) : 1-6 , yaitu:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾


مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾


إِلَـٰهِ النَّاسِ ﴿٣﴾

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦﴾

yang artinya :
Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. (1) Raja manusia. (2).  Sembahan manusia. (3) Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi (4). 
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (5) dari jin dan manusia.(6)


Dalam surat An-naas dijelaskan bahwa setan membisikan (kejahatan) kedalam hati manusia dan mereka menariknya, dan diantara setan adalah dari (golongan) jin dan manusia,  jadi Allah SWT mungkin telah memenjarakan setan dari golongan jin, namun dari golongan manusia belum, namun kita harus berhati-hati dari bisikan setan (was wasa). was wasa disini mengandung pengertian adalah suatu hal yang mendorong manusia agar melakukan dosa, sehingga manusia melakukan dosa , namun peluangnya kecil.


Dalam keseluruhan hadist Musnad Ahmad vol.2 halaman 230, hadis 7148 dan  sunah Al-Nasai, bab 5 hadis 2106,  disebutkan bahwa Allah telah mewajibkan kepadamu untuk berpuasa dibulan ramadhan, setan-setan hanya akan terpenjara jika kita berpuasa (ini membicarakan tentang setan-setan yang akan mendorong  kita melakukan dosa ). jadi Allah mengatakan jika kia berpuasa ( disini berarti :Allah mewajibkan kita berpuasa), maka setan-setan akan dirantai. jadi jika kita berpuasa maka setan-setan akan dilemahkan,.


persyaratan bagi kita agar bisa menjauh dari setan adalah denga berpuasa, jika kita berpuasa dengan niat yang benar karena Allah, tentunya setan-setan tidak bisa mempengaruhi kita.


logika yang terbaik untuk  membuktikan ini adalah jika kita megecek tingkat kriminalitas dinegara-negara muslim pada bulan ramadhan adalah menurun , dan jika kita mengecek tingkat kriminalitas pada negara non muslim pada bulan ramadhan adalah sama saja, alasanya adalah karena non muslim tidak melakukan puasa sehingga setan masih tetap mempengaruhinya. muslim bepuasa setidaknya bila tidak semuannya maka sebagian besar , sehingga tingkat kriminal di negara muslim akan menurun pada saat bulan ramadhan dibandingkan bulan biasanya. ini mengindikasikan bahwa umat muslim dengan berpuasa semata-mata karena Allah tidak akan melakukan dosa.


Wallahu a’lam bish shawab.


sumber :  Dr. Zakir Naik

Sunday, 1 January 2017

Adab Rasulullah Terhadap istri bagian 1


Rasullulah adalah sosok manusia pilihan,  akhlaknya sangat mulia, 

Dalam Alquran, Allah memuji Rasulullah SAW sebagai suri teladan yang baik bagi umat. 
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرً
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah." (QS al-Ahzab [33]: 21).

Hadist dari Anas dia menyatakan:
Aisyah menyebut akhlak Rasulullah SAW. adalah Al-Qur’an.
كان احسن الناس خلقا
“Nabi SAW. adalah manusia dengan akhlak yang terbaik”. (HR: Muslim dan Abu Dawud).
Sepatutnyalah kita mencontoh pada nya, agar rumah tangga kita akan menjadi rumah tangga sakinah, warahmah   mawaddah,

Berikut beberapa tips untuk menjaga kemesraan yang dikompilasi dari hadis-hadis dan riwayat yang menceritakan Rasulullah SAW.

1. Suami membukakan pintu untuk istrinya, baik di kendaraan, rumah, maupun yang lain

Istilah yang cukup akrab di telinga kita, yang katanya orang-orang modern ini "Ladies First" ternyata sudah dilakukan Rasulullah sejak berabad-abad yang lalu, disaat kebudayaan lain di dunia menganggap wanita lebih rendah, bahkan diragukan statusnya sebagai "manusia".

Dari Anas, dia berkata: "Kemudian kami pergi menuju Madinah (dari Khaibar). Aku lihat Nabi SAW menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah. Kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga dia bisa menaiki unta tersebut." (HR Bukhari)

2. Mencium istri ketika pergi dan datang

Sungguh hal yang romantis dan bisa menimbulkan rasa kasih sayang jika kita bisa membiasakan mencium istri/suami ketika hendak bepergian atau baru pulang.

Dari 'Aisyah ra, bahwa NabiSAW biasa mencium istrinya setelah wudhu', kemudian beliau shalat dan tidak mengulangi  wudhu'nya."(HR 'Abdurrazaq)

3. Makan/minum sepiring/segelas berdua

Dari Aisyah RA, ia berkata : Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam " (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod)

Dari Aisyah Ra, ia berkata : Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.)

Nabi saw pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit Aisyah.(HR Muslim No. 300)

Bahkan keberkahannya dijamin,

Diriwayatkan Abu Hurairah : "Makanan berdua cukup untuk tiga orang, makanan tiga orang cukup untuk empat orang" ( HR Bukhori (5392) dan Muslim (2058))

4. Suami menyuapi istri

Dari Saad bin Abi Waqosh ra berkata : Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda : "Dan sesungguhnya jika engkau  memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah, hingga suapan nasi yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu" (HR Bukhori (VI/293) dan Muslim (V/71)

5. Berlemah lembut, melayani/menemani istri yang sedang sakit (memanjakan istri sakit)

Diriwayatkan oleh Aisyah ra, nabi SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)

6. Bersenda gurau dan membangun kemesraan

Aisyah dan Saudah pernah saling melumuri muka dengan makanan. Nabi SAW tertawa melihat mereka. (HR Nasai dengan isnad hasan)

Dari Zaid bin Tsabit berkata tentang Rasulullah : suka bercanda dengan istrinya (HR Bukhari)

7. Menyayangi istri dan melayaninya dengan baik

Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda: Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling baik diantara kalian ialah yang paling baik terhadap istrinya (HR.Tirmidzi, Ibnu Hibban, hadits hasan shahih).

8. Memberi hadiah

Dari Ummu Kaltsum binti Abu Salamah, ia berkata, "Ketika Nabi SAW menikah dengan Ummu Salamah, beliau bersabda kepadanya, Sesungguhnya aku pernah hendak memberi hadiah kepada Raja Najasyi sebuah pakaian berenda dan beberapa botol minyak kasturi, namun aku mengetahui ternyata Raja Najasyi telah meninggal dunia dan aku mengira hadiah itu akan dikembalikan. Jika hadiah itu memang dikembalikan kepadaku, aku akan memberikannya kepadamu." Ia (Ummu Kultsum) berkata, "Ternyata keadaan Raja Najasyi seperti yang disabdakan Rasulullah SAW, dan hadiah tersebut dikembalikan kepada beliau, lalu beliau memberikan kepada masing-masing istrinya satu botol minyak kasturi, sedang sisa minyak kasturi dan pakaian tersebut beliau berikan kepada Ummu Salamah." (HR Ahmad)

9. Tetap romantis walau istri sedang haid

Haid, adalah sesuatu yang alamiah bagi wanita. Berbeda dengan pandangan kaum Yahudi, yang menganggap wanita haid adalah najis besar dan tidak boleh didekati.

Ketika Aisyah sedang haid, Nabi SAW pernah membangunkannya, beliau lalu tidur dipangkuannya dan membaca Al Qur'an (HR Bukhari no 7945)

10. Mengajak istri makan di luar

Mungkin kebanyakan kita, lebih suka pergi bersama teman-teman, meninggalkan istri di rumah. sekali-kali sama istri "nge-date" .ini bisa membangkitkan romantisme berdua. Menikmati lingkungan disekitar.

Anas mengatakan bahwa tetangga Rasulullah SAW -seorang Persia- pintar sekali membuat masakan gulai. Pada suatu hari dia membuatkan masakan gulai yang enak untuk Rasulullah SAW. Lalu dia datang menemui Rasululiah SAW untuk mengundang makan beliau. Beliau bertanya: "Bagaimana dengan ini? (maksudnya Aisyah)." Orang itu menjawab: "Tidak." Rasulullah SAW berkata: "(Kalau begitu) aku juga tidak mau." Orang itu kembali mengundang Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertanya: "Bagaimana dengan ini?" Orang itu menjawab: "Tidak." Rasulullah kembali berkata: "Kalau begitu, aku juga tidak mau." Kemudian, orang itu kembali mengundang Rasulullah saw. dan Rasulullah saw. kembali bertanya: "Bagaimana dengan ini?" Pada yang ketiga kalinya ini orang Persia itu mengatakan: "Ya." Akhirnya mereka bangun dan segera berangkat ke rumah laki-laki itu." (HR Muslim)

11. Mengajak istri jika hendak ke luar kota.

Biasanya para suami, kalau ada tugas ke luar kota, hal-hal seperti ini dijadikan kesempatan. Tapi tak ada salahnya kalau rejeki kita cukup, kita ajak istri kita pergi juga, tinggal bilang sama bos (syukur-syukur kalau bos mau bayarin hehehe..).

Aisyah berkata: "Biasanya Nabi saw. apabila ingin melakukan suatu perjalanan, beliau melakukan undian di antara para istri. Barangsiapa yang keluar nama/nomor undiannya, maka dialah yang ikut pergi bersama Rasulullah saw.' (HR Bukhari dan Muslim)

12. Menghibur diri bersama istri ke luar rumah (entertainment)

Dari Aisyah, dia berkata: "Pada suatu hari raya orang-orang berkulit hitam mempertontonkan permainan perisai dan lembing. Aku tidak ingat apakah aku yang meminta atau Nabi saw. sendiri yang berkata padaku: 'Apakah aku ingin melihatnya?'Aku jawab: 'Ya.' Lalu beliau menyuruhku berdiri di belakangnya. Pipiku menempel ke pipi beliau. Beliau berkata: 'Teruskan main kalian, wahai Bani Arfidah (julukan orang-orang Habsyah)!' Hingga ketika aku sudah merasa bosan beliau bertanya: 'Apakah kamu sudah puas?'Aku jawab: 'Ya.' Beliau berkata: 'Kalau begitu, pergilah!'" (HR Bukhari dan Muslim)

13. Mencium istri sering-sering

Mencium istri dengan penuh kasih sayang, sangatlah mulia dan romantis. Berbeda dengan ciuman yang dilakukan karena nafsu seperti di film-film yang kebanyakan ada di layar kaca.

Nabi saw sering mencium Aisyah dan itu tidak membatalkan puasa (HR Nasai dalam Sunan Kubra II/204)

14. Suami mengantar istri

Kadang banyak dari kita malas mengantar istri kita bepergian. Bagaimana jika istri keluar rumah sendirian, ada masalah di jalan dia kebingungan.

Shafiyyah, istri Nabi SAW, menceritakan bahwa dia datang mengunjungi Rasulullah saw. ketika beliau sedang melakukan i'tikaf pada hari sepuluh yang terakhir dari bulan Ramadhan. Dia berbicara dekat beliau beberapa saat, kemudian berdiri untuk kembali. Nabi saw. juga ikut berdiri untuk mengantarkannya." (Dalam satu riwayat492 dikatakan: "Nabi SAW berada di masjid. Di samping beliau ada para istri beliau. Kemudian mereka pergi (pulang). Lantas Nabi saw. berkata kepada Shafiyyah binti Huyay: 'Jangan terburu-buru, agar aku dapat pulang bersamamu'") (HR Bukhari dan Muslim).


pada bagian 2, positive thinking positive feeling akan membahas adab rasullulah yang selanjutnya terhadap istinya.

sumber : ayokitasedekah7.blogspot.com