Saturday, 29 October 2016

TipS agar tetap sehat di bulan Ramadhan Bagian II


Melakukan aktivitas ketika shaum

Ada hikmah mengapa dalam islam  Allah SWT mewajibkan  harus menjalankan ibadah shaum. Tentu bukan untuk membuat kita susah, tapi untuk mendapatkan berkah. salah satu manfaat nyata untuk kesehataan adalah dapat mencegah penyakit maag.
Pada  saat shaum kecenderungan pola makan orang  yang bershaum akan teratur,   dan mereka  akan lebih memperhatikan  asupan yang mereka makan dan minum , yaitu memilih dengan asupan makanan dan minuman yang sehat seperti "Empat sehat  lima sempurna", dan menghidari asupan-asupan yang mengganggu kesehatan seperti fast food dan junk food. hal inilah yang akan mengurangi resiko terkena penyakit maag.
Manfaat  yang  lain adalah timbulnya rasa "empati"  kita terhadap orang yang kesusahaan, atau "orang  miskin", kenapa begitu?  shaum adalah menahan makan dan minum dari mulai terbit fajar sampai matahari mulai tenggelam, dan ini cukup membuat orang yang bershaum merasakan bagaimana rasanya lapar dan  haus, sehingga dengan merasakan sendiri  rasa lapar dan haus itu,  maka  rasa  sensitvitasnya akan tersentuh dan timbullah rasa "empati " terhadap penderitaan orang miskin yang kelaparan.
Ketika sedang melakukan  shaum, bukan berari kita harus bermalas-malasan
membiasakan diri untuk beraktivitas meski hanya membaca sangat bermanfaat bagi orang yang bershaum.

Di bawah ini beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saaat menjalankan shaum;

1. Memperbanyak sholat sunnah
Selain mengerjakan sholat fardu, alangkah  lebih baiknya menambah dengan   sholat sunnah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mensyari’atkan shalat sunnah untuk meningkatkan amal manusia dan menutupi segala kekurangan dan kelalaian yang ada, sebagaimana hal itu diperintahkan oleh Allah dalam Kitab-Nya yang agung, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ
“Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada sebagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” [Huud/11: 114]
أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ اْلإِسْـلاَمِ، فَقَالَ: (خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ). فَقَالَ الرَّجُلُ: هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُنَّ؟ قَالَ: (لاَ، إِلاَّ أَنْ تَطَوَّعَ).
“Bahwa seseorang bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang (kewajiban-kewajiban) dalam Islam, lalu beliau menjawab, ‘(Melaksanakan) shalat lima waktu dalam sehari semalam.’ Orang itu bertanya lagi, ‘Adakah kewajiban lain atas diriku?’ Beliau menjawab, ‘Tidak ada, kecuali engkau mengerjakan shalat sunnah.'” HR. Al-Bukhari, kitab al-Iimaan bab az-Zakaati minal Islaam, (hadits no. 46) dan Muslim, kitab al-Iimaan, bab Bayaanish Shalawaatillatii hiya Ahadi Arkaanil Islaam (hadits no. 11).
مَنْ صَلَّى فِيْ يَوْمٍ، اِثْنَتَيْ عَشْـرَةَ رَكْعَةً، تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيْضَةٍ، بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ.
“Barangsiapa yang melakukan shalat sunnah selain shalat fardhu dalam sehari dua belas raka’at, maka Allah pasti akan membangunkan untuknya sebuah rumah di Surga.' HR. Muslim, kitab Shalaatil Musaafiriin bab Fadhlis Sunanir Raatibah Qablal Faraa-idh wa ba’da hunna wa Bayaan ‘Ada-dihinna (hadits no. 728).

2. Tadarus

Dari makna bahasa, tadarus berasal dari asal kata darosa-yadrusu, yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji, dan mengambil pelajaran. Lalu ketambahan huruf ta' di depannya sehingga menjadi tadaarosa-yatadaarosu, maka maknanya bertambah menjadi saling belajar atau mempelajari secara lebih mendalam.

kegiatan ini sangat  bermanfat selain akan bertambah ilmu dan tidak memerlukan energi banyak , juga bernilai ibadah.

كتاب أنزلناه إليك مبارك ليدبروا آياته وليتذكر أولوا الألباب )

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, supaya mereka mentadabburi (memperhatikan) ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” [Shad : 29]
Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu : Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

« اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه »

“Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karena ia (Al-Qur`an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang rajin membacanya.” [HR. Muslim 804]
3. Melakukan aktivitas

membiasakan diri untuk beraktivitas meski hanya membaca sangat bermanfaat bagi orang yang bershaum. terlebih jika yang berpuasa itu memiliki masalah dengan lambung. Jika seseorang itu beraktivitas, maka otak akan merangsang keluarnya hormon katekolamin. 

Hormon ini mempunyai efek mengurangi keluarnya asam lambung dan gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula maupun lemak yang ada didalam tubuh, sehingga kita akan sehat dalam melaksanakan shaum.


4.  Sempatkan berolah raga

sangat penting sekali memelihara tubuh agar tetap bugar, walaupun pada saat shaum sekalipun,  hal ini bisa dilakukan dengan melakukan olah raga.

olah raga yang tepat pada saat shaum akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, olah raga yang disarankan para ahli ketika sedang menjalankan shaum adalah Rendahkan tingkat intensitas olahraga kita


Ketika berpuasa, secara alami akan terjadi penurunan metabolisme tubuh. Ini terjadi karena asupan energi (nutrisi dari makanan dan minuman) yang terbatas. Secara umum, jenis latihan atau olahraga tingkat rendah sampai sedang adalah yang paling direkomendasikan untuk mengatasi hal di atas sedangkan memaksakan diri untuk berolahraga intensitas tinggi malah akan membuat kita merasa lemas..
Jenis olahraga intensitas rendah sampai sedang yang cocok untuk berpuasa yaitu berjalan kaki (bisa jalan cepat) sampai jogging santai, bersepeda ringan dengan jalur yang tidak menanjak, kegiatan membersihkan rumah, gerakan peregangan tubuh , dan senam ringan, yoga.
waktu berolah raga dapat dilakukan pada waktu-waktu berikut
Olahraga di pagi hari
Biasanya olahraga pagi dilakukan setelah sahur, sekitar 2-3 jam setelah kita menutup santapan. Tapi tergantung asupan seperti apa yang kita santap yang mempengaruhi jenis olahraga yang disarankan. Olahraga yang tepat di pagi hari adalah jalan atau bersepeda santai, berjalan ke mesjid ketika sholat shubuh, membersihkan rumah juga dapat menjadi solusi yang menguntungkan.
Olahraga sesaat sebelum berbuka puasa
Olahraga sesaat sebelum berbuka puasa di Indonesia dikenal juga sebagai “ngabuburit”. Beberapa jurnal banyak yang menyarankan agar olahraga dilakukan pada waktu ngabuburit. Normalnya olahraga sore dilakukan dua jam sebelum berbuka, (tidak lebih dari 120 menit, atau disarankan 45-90 menit). Olahraga permainan banyak dilakukan saat ngabuburitseperti futsal, sepakbola, bulu tangkis, voli, dan lain sebagainya. bagi yang gemar latihan angkat beban di gimnasium,  disarankan untuk melakukan latihan angkat beban ketika tubuh sedang tidak berpuasa, apalagi pada sore hari saat sisa energi sedang dalam tingkat yang paling sedikit.
Olahraga setelah berbuka puasa
Olahraga setelah berbuka dapat dilakukan karena memberikan kesempatan bagi kita untuk makan dan minum sebelum, selama, dan sesudah olahraga. Olahraga disarankan paling cepat dilakukan satu setengah jam (90 menit) setelah  berbuka. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan pada jaringan otot karena otot belum sepenuhnya siap untuk diberikan beban.
Olahraga jenis apapun pada waktu ini, baik olahraga individu, angkat beban, cardio  (di atas treadmill), maupun olahraga permainan, tidak memiliki risiko yang setinggi ketika berolahraga di pagi atau sore hari ketika berpuasa. Olahraga dan latihan di gimasium berintensitas tinggi dapat juga dilakukan, durasi latihan yang disarankan adalah sekitar 30 menit.
Olahraga menjelang sahur
Dari hasil penelitian ilmiah , olahraga berlari ataupun cardio waktu terbaik untuk melakukannya adalah sebelum sahur. Berolahraga pada waktu ini akan membuat kita bisa menghilangkan lemak secara maksimal. Hal terbaik untuk memulainya adalah bangun dan minum banyak air dengan secangkir kopi atau teh, tunggu 30 menit, dan lakukan lari atau cardio selama 30-45 menit dengan intensitas sedang.
5.  Memberbanyak ibadah

Selama bulan Ramadhan, Rasul SAW senantiasa memperbanyak amalan, seperti shalat malam, tadarus Alquran, zikir, tasbih, dan sedekah.
6. Iktikaf
Memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, Rasul SAW meningkatkan aktivitas ibadahnya, terutama dengan iktikaf.


Nah itulah beberapa aktivitas positive yang dapat dilakukan pada saat sedang menjalankan ibadah shaum, semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang melaksanakan ibadah shaum.

TipS  agar tetap sehat di bulan Ramadhan Bagian III berikutnya adalah tips berbuka ala Rasullulah.
Semoga bermanfaat

Wallahu ‘alam

Saturday, 22 October 2016

Resep membuat rendang


Wah,,,,, hari raya idul fitri sudah mau datang ya sebentar lagi, ibu-ibu sudah siap siap akan membuat menu pendamping ketupat nich...

Biasanya  menu pendamping ketupat kalo di kampung jelekong sih seperti ini : ada  opor, rendang, acar cabe gendot, sambal goreng kentang,  sate, pepes ikan dan banyak lagi  (susah sebut satu- satu.. hehe.. )

Pada kesempatan sekarang saya akan berbagi resep rendang keluarga saya ..
ini dia resepnya...


Bahan membuat rendang daging sapi :
  • Daging sapi 1  kg (potong-potong sesuai selera).
  • air 400 ml
  • Minyak goreng secukupnya
  • Royco rasa sapi 1 bungkus
  • pecin secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • kecap bango secukupnya
  • Lengkuas 6 cm (memarkan)
  • Serei 2 batang
  • Bawang bombay 1/2 siung iris tipis
  • Daun salam 5 lembar
  • Daun jeruk 6 lembar
  • kayu manis 2 cm
Bumbu rendang yang dihaluskan:
  • Bawang merah 8 butir
  • Bawang putih 7 siung
  • cabe merah 8 buah
  • tomat ukuran sedang 1 butir
  • Ketumbar 1 sendok makan
  • Merica butiran 1.5 sendok teh
  • Kemiri 10 butir
  • Kunyit 6 cm
  • Jahe 3 cm
  • kencur 1 cm
  • Jinten 1/4 sendok teh
  • Pala 1/4 butir
  • kapulaga jawa 1 butir
Cara Membuat rendang:
  • Tumis bumbu yang telah dihaluskan dengan minyak goreng , tambahkan bawang bombay, serai, daun salam, daun jeruk, kayu manis, lengkuas, dan royco masak dengan api kecil sambil di aduk sampai harum dan agak lengket.
  • masukkan air, daging sapi, garam, gula pasir, gula merah, pecin, kecap aduk dan masak sampai daging sapi empuk ( kurang lebih 1-2  jam).
  • rendang sapi siap disajikan untuk keluarga tercinta anda. Sajikan bersama dengan ketupat maka akan bertambah lezat.
SELAMAT MENCOBA

Saturday, 15 October 2016

TipS agar tetap sehat di bulan Ramadhan Bagian I


SAHUR  SEHAT ALA RASULULLAH


يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa ( Al-Baqarah (2) : 183)

Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu oleh seluruh muslim di dunia, karena dibulan ramadhan ini semua amal baik yang dikerjakan akan mendapatkan pahala yang dilipat gandakan oleh Allah  SWT, Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :



كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151).

Oleh karenanya agar dapat maksimal menjalankan ibadah shaum maka  harus memperhatikan hal-hal yang dapat mendukung kita untuk melakukan ibadah shaum, salah satunya harus menjaga kesehatan , agar shaumnya berkualitas dan tetap sehat selama menjalankan shaum.

Berikut ini adalah salah satu sunnah yang selalu dilakukan dan disarankan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , yaitu :

1.  Biasakanlah untuk selalu melakukan sahur

Rasulullah menganjurkan untuk selalu melakukan sahur, seperti  dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh shahih Bukhari dan muslim :
 “Bersahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR Bukhari no.1789, HR Muslim no.1835).

2. Biasakan  berdoaa terlebih dahulu 

Mengikut mazhab Imam Shafie, niat hendaklah dilakukan pada setiap malam. Para ulama berpendapat kita boleh bertaklid mengikut mazhab Imam Maliki yang mengharuskan niat puasa untuk sebulan Ramadhan. Iaitu berniat untuk sebulan Ramadhan dengan tujuan jika terlupa niat mana-mana malam di bulan Ramadhan, niat mengikut Imam Maliki itu boleh dipakai. Niat Imam Maliki hendaklah dilakukan pada malam pertama puasa. Namun niat setiap malam hendaklah dilakukan.

Niat shaum biasanya di baca bersama-sama ketika kita selesai menjalankan ibadah shalat tarawih. Namun, apabila tidak mengikuti shalat tarawih, maka doa shaum dapat dilakukan dirumah yang penting berdoa sebelum waktu imsak.


نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى


NAWAITU SAUMA GHADIN AN ‘ADAI FARDI SYAHRI RAMADHAANA HADZIHIS SANATI LILLAHI TA’ALA.
artinya : sengaja aku berpuasaa esok hari untuk menunaikan fardhu  puasa pada bulan ramadhan bagi tahun ini karna Allah ta'ala


3.  Bersahurlah dengan makanan yang halal dan bergizi.

Rasulullah menganjurkan untuk bersahur dengan kurma, seperti dalam hadist : 
 “Sahurnya orang Mukmin adalah buah kurma.” (HR Abu Daud). 

Sahur dengan kurma memliki dua kelebihan  yaitu pertama  kita mendapat pahala karena telah mengikuti sunah rasulullah, yang keduanya adalah karena buah kurma memiliki berbagai kandungan yang dibutuhkan  tubuh terutama ketika sedang berpuasa, dalam buah kurma terdapat :

Kandungan Gizi Buah Kurma (100 gr)

Zat giziJumlahZat giziJumlah
Air18.27Vitamin :
Energi251 kkalVitamin A9 IU
Protein2.81 gVitamin B1 (tiamin)0.046 mg
Karbohidrat66.78 gVitamin B2(riboflavin)0.059 mg
Serat7.1 gVitamin B3 (niasin)1.134 mg
Gula56.38 gVitamin B5 (asam pantotenat)0.525 mg
Total lemak0.35 gVitamin B6(piridoxin)0.147 mg
Lemak jenuh0.0028 gVitamin B9 (folat)17 mcg
MUFA0.0032 gVitamin B120 mcg
PUFA0.017 gVitamin C0.4 mg
kolesterol0 mgVitamin E0.04 mg
Mineral :
Vitamin K2.4 mcg
Kalsium35 mgFitonutrisi
Zat Besi0.91 mgBeta karoten5 mcg
Magnesium38 mgBeta kriptoxantin0 mcg
Fosfor55 mgLikopen0 mcg
Kalium484 mgLutein dan zeaxantin67 mcg
Sodium2 mg

Seng0.26 mg


SumberUSDA National Nutrient Database for Standard Reference


Sumber Energi

Kurma mempunyai kandungan gula yang cukup tinggi dan umumnya berasal dari jenis glukosa dan fruktosa. Jenis gula yang terdapat pada kurma adalah hasil pengolahan secara alami dan tidak berbahaya bagi kesehatan.
Kandungan gula yang tinggi membuat buah ini menjadi sumber energi instan untuk mengembalikan energi yang hilang pada saat berpuasa dan menormalkan kadar gula darah.  Segelas air yang mengandung glukosa, menurut Dr David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation, akan diserap tubuh dalam 20-30 menit.Sehingga orang yang makan kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar lebih lama.

Sumber Serat

Kurma adalah sumber serat pangan yang baik. Serat pangan terdiri dari dua jenis yaitu serat pangan larut dan serat pangan tak larut. Serat pangan tak larut berfungsi meningkatkan volume feses sehingga menurunkan waktu transit di usus dan lebih mudah dikeluarkan.Penurunan waktu transit feses akan menurunkan waktu kontak sel-sel mukosa usus besar dengan zat-zat karsinogen dari feses. Serat pangan larut dapat membantu mengontrol diabetes dengan menurunkan peningkatan kadar gula darah. Selain itu serat pangan larut juga berperan menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah.
The American Cancer Society merekomendasikan untuk mengonsumsi 20-30 gram per hari. 

Sumber Mineral

Kurma mengandung mineral-mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Fungsi mineral secara umum yaitu membuat denyut jantung makin teratur, mengaktifkan kontraksi otot serta berperan dalam tekanan darah.
Menurut Dr. Louis Tobian,Jr., pakar penyakit darah tinggi dari Minnesota University AS, kurma bisa membantu menurunkan tekanan darah, serta bisa memberi kekuatan tambahan dalam mencegah stroke secara langsung, bagaimanapun kondisi tekanan darah seseorang.

Kurma kaya akan kalium dan rendah sodium. Kalium berperan dalam memelihara kontraksi otot termasuk juga otot jantung dan menjaga dinding arteri tetap elastis dan berfungsi normal,  Keadaan ini membuat pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah

Selain itu berperan untuk memelihara sistem syaraf dan menyeimbangkan metabolisme dalam tubuh. Karena kalium tidak disimpan dalan tubuh dan banyak hilang melalui keringat, sehingga perlu disuplai dari makanan.


Sumber Vitamin

vitamin
 yang terkandung dalam buah kurma antara lain Vitamin A berfungsi untuk memelihara fungsi mata dan mencegah kekeringan dan penyakit mata. Vitamin B berfungsi menenangkan sistem syaraf dan untuk relaksasi jantung serta membuat pikiran menjadi lebih riang. Vitamin C mencegah sariawan, Vitamin E untuk kesehatan kulit.


Sumber Fitokimia

Kurma mengandung salisilat alami dalam dosis rendah. Salisilat dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang atau penghilang rasa sakit dan demam. Berdasarkan hal tersebut para pakar mengharapkan dosis rendah salilisat dalam kurma secara kontinyu bisa juga meredakan sakit kepala. Selain itu kurma mengandung semacam hormon yang disebut potuchsin yang bisa menciutkan pembuluh darah dalam rahim, sehingga dengan demikian bisa mencegah terjadinya pendarahan rahim. Kurma juga mengandung sejumlah senyawa fenol dan karoten yang berfungsi sebagai antioksidan.

  

Namun keberkahan sahur bisa didapat dengan sajian apapun yang terpenting halal, biarpun itu dengan seteguk air, Rasulullah bersabda  :
Makanan sahur merupakan makanan yang berkah maka janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya seteguk air, sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur.” (HR Ahmad).

4. Waktu yang tepat untuk sahur

waktu yang dianjuran oleh beliau  adalah kurang lebih seukuran membaca 50 ayat dari Al-Quran, hal  ini sebanding dengan 15  menit menjelang shubuh bila membaca al Quran dengan kecepatan sedang.

Hadist yang diriwayatkan al-Imam al-Bukhori, menerangkan sahabat  Rosul yang bernama Zaid bin Tsabit pernah bersahur bersama Rasulullah dan melaksanakan shalat Shubuh. Setelah itu, lalu Zaid ditanya, “Berapa lama jarak antara usai sahur dan sholat Shubuh?” Sayidina Zaid menjawab, “Seukuran membaca 50 ayat dari Alquran.” Kalau diukur dengan bacaan Alquran yang sedang, kurang lebih 15 menit sebelum Subuh.

Itulah sahur  yang dilakukan  oleh baginda Rosul, sebagai umatnya selayaknya kita mengikuti sunah yang dicontohkan beliau, agar shaum kta lebih berkah dan bernilai.

Bagian ke dua dari tips agar tetap sehat di bulan ramadhan adalah kegiatan-kegiatan positif selama menjalankan shaum di  bulan ramadhan.

5. waktu dimulainya shaum


وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
“Dan makan minumlah sehingga terang kepadamu benang putih dari benang hitam yaitu fajar” [Al-Baqarah: 187]


1. Benang Putih Dan Benang Hitam.
Dari Adi bin Hatim Radhiyallahu’anhu berkata : Ketika turun ayat. “Sehingga terang kepadamu benang putih dari benang hitam yaitu fajar” [Al-Baqarah : 187]. Aku mengambil iqal hitam digabungkan dengan iqal putih, aku letakkan di bawah bantalku, kalau malam aku terus melihatnya hingga jelas bagiku, pagi harinya aku pergi menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kuceritakan padanya perbuatanku tersebut. Baliaupun bersabda. “Maksud ayat tersebut adalah hitamnya malam dan putihnya siang” Hadits Riwayat Bukhari 4/113 dan Muslim 1090,
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Ketika turun ayat. “Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam”. Ada seorang pria jika ingin puasa, ia mengikatkan benang hitam dan putih di kakinya, dia terus makan dan minum hingga jelas dalam melihat kedua benang tersebut. Kemudian Allah menurunkan ayat : “(Karena) terbitnya fajar” , mereka akhirnya tahu yang dimaksud adalah hitam (gelapnya) malam dan terang (putihnya) siang. [Hadits Riwayat Bukhari 4/114 dan Muslim 1091]
2. Fajar Ada Dua
Diantara hukum yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan penjelasan yang rinci, bahwasanya fajar itu ada dua.
a. Fajar Kadzib : Tidak dibolehkan ketika itu shalat shubuh dan belum diharamkan bagi yang berpuasa untuk makan dan minum. Fajar Kadzib adalah warna putih yang memancar panjang yang menjulang seperti ekor binatang gembalaan.
b. Fajar Shadiq : Yang mengharamkan makan bagi yang puasa, dan sudah boleh melaksanakan shalat shubuh. Fajar Shadiq adalah warna yang memerah yang bersinar dan tampak di atas puncak bukit dan gunung-gunung, dan tersebar di jalanan dan di jalan raya serta di atap-atap rumah. Fajar inilah yang berkaitan dengan hukum-hukum puasa dan shalat.bahwasanya sifat-sifat fajar shadiq adalah yang bercocokan dengan ayat yang mulia. “Hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam yaitu fajar”. Karena cahaya fajar jika membentang di ufuk atas lembah dan gunung-gunung akan tampak seperti benang putih, dan akan tampak di atasnya benang hitam yakni sisa-sisa kegelapan malam yang pergi menghilang.
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
اَلْفَجْرُ فَجْرَانِ : فَأَمَّا الْأَوَّلُ فَإِنَّهُ لاَيُحَرِّمُ الطَّعَامَ، وَلاَ يُحِلُّ الصَّلاَةُ، وَأَمَّا الثَّانِي، فَإِنَّهُ يُحَرِّمُ الطَّعَامَ، ويُحِلُّ الصَّلاَةُ
“Fajar itu ada dua : Yang pertama tidak mengharamkan makan (bagi yang puasa), tidak halal shalat ketika itu, yang kedua mengharamkan makan dan telah dibolehkan shalat ketika terbit fajar tersebut” Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah 3/210, Al-Hakim 1/191 dan 495, Daruquthni 2/165, Baihaqi 4/261 dari jalan Sufyan dari Ibnu Juraij dari Atha dari Ibnu Abbas, Sanadnya SHAHIH. Juga ada syahid dari Jabir, diriwayatkan oleh Hakim 1/191, Baihaqi 4/215, Daruquthni 2/165, Diikhtilafkan maushil atau mursal, dan syahid dari Tsauban, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 3/27

Dari Samurah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
لاَيُغَرَّ نَّكُمْ أَذَانُ بِلاَلٍ وَلاَ هَذَا الْبَيَاضُ لِعَمُوْدِ الصُّبْحِ حَتَّى يَستَطِيْرَ
“Janganlah kalian tertipu oleh adzannya Bilal dan jangan pula tertipu oleh warna putih yang memancar ke atas sampai melintang” [Hadits Riwayat Muslim 1094]
Dari Thalq bin Ali, (bahwasanya) Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
كُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلاَ يَغُرَّنَكُمُ السَّاطِعُ الْمُصَعَّدُ، وَكُلُوْا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَعْتَرِضُ لَكُمْ الْأَحْمَرُ
“Makan dan minumlah, jangan kalian tertipu oleh fajar yang memancar ke atas. Makan dan minumlah sampai warna merah membentang” Hadits Riwayat Tirmidzi 3/76, Abu Daud 2/304, Ahmad 4/66, Ibnu Khuzaimah 3/211 dari jalan Abdullah bin Nu’man dari Qais bin Thalaq dari bapaknya, sanadnya Shahih. Abdullah bin Nu’man dianggap tsiqah oleh Ibnu Ma’in, Ibnu Hibban dan Al-Ajali. Ibnu Khuzaimah tidak tahu keadilannya. Ibnu Hajar berkata Maqbul

Jika telah jelas hal tersebut padamu berhentilah dari makan, minum dan berjima’. Kalau di tanganmu ada gelas berisi air atau minuman, minumlah dengan tenang, karena itu merupakan rukhshah (keringanan) yang besar dari Dzat Yang Paling Pengasih kepada hamba-hamba-Nya yang puasa. Minumlah walaupun engkau telah mendengar adzan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
إِدَا سَمِعَ أَحَدُ كُمُ النِّدَاءَ وَالْإِنَاءُ فِي يَدِهِ فَلاَ يَضَعْهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ مِنْهُ
“Jika salah seorang dari kalian mendengar adzan padahal gelas ada di tangannya, janganlah ia letakkan hingga memenuhi hajatnya”Hadits Riwayat Abu Daud 235, Ibnu Jarir 3115. Al-Hakim 1/426, Al-Baihaqi 2/218, Ahmad 3/423 dari jalan Hamad dari Muhammad bin Amir dari Abi Salamah dari Abu Hurairah, sanadnya HASAN. Ada jalan lain diriwayatkan oleh Ahmad 2/510, Hakim 1/203,205 dari jalan Hammad dari Amr bin Abi Amaran dari Abu Hurairah, sanadnya SHAHIH

Yang dimaksud adzan dalam hadits di atas adalah adzan subuh yang kedua karena telah terbitnya Fajar Shadiq dengan dalil tambahan riwayat, yang diriwayatkan oleh Ahmad 2/510, Ibnu Jarir At-Thabari 2/102 dan selain keduanya setelah hadits di atas. “Dahulu seorang muadzin melakukan adzan ketika terbit fajar” 
Riwayat tambahan ini membatalkan ta’liq Syaikh Habiburrahman Al-Adhami Al-Hanafi terhadap Mushannaf Abdur Razaq 4/173 ketika berkata : “Ini dimungkinkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya muadzin adzan sebelum terbit fajar!!” Walhamdulillahi wahdah.
Yang mendukung makna seperti ini adalah riwayat Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu. “Telah dikumandangkan iqamah shalat, ketika itu di tangan Umar masih ada gelas, dia berkata : ‘Boleh aku meminumnya ya Rasulullah ?’ Rasulullah bersabda : “Ya’ minumlah” [Hadits Riwayat Ibnu Jarir 2/102 dari dua jalan dari Abu Umamah]

rujukan : https://almanhaj.or.id/1097-waktu-puasa.html

Semoga bermanfaat


Wallahu ‘alam