Saturday, 31 December 2016

Tips memilih oleh-oleh


Oleh-oleh seakan menjadi hal yang tak terpisahkan dari aktivitas berlibur atau traveling. Seseorang yang sedang berlibur di luar kota atau luar negeri biasanya akan membeli oleh-oleh untuk keluarga, teman hingga atasan di kantornya.

Ketika berkunjung ke rumah kerabat atau ada kerabat yang hendak pulang, ada baiknya kita memberikan mereka oleh-oleh. Tentu saja mereka pasti senang dan semoga oleh-oleh yang Anda berikan itu bisa memberikan berkah.

Akan tetapi, jika tidak memiliki strategi yang tepat, membeli oleh-oleh justru bisa menguras kantong terlalu dalam atau bahkan memenuhi kapasitas bagasi mobil. Oleh karena itu, saya akan berbagi tips memilih oleh-oleh yang tepat, dan tidak memberatkan.

Apa saja tips dalam menentukan oleh-oleh?, Kemudian, oleh-oleh apa saja yang bakalan disukai oleh mereka?, Yuk, baca dulu tipsnya...

1. Buat Daftar Oleh-Oleh
Sebelum berlibur, saya menyarankan agar traveler membuat daftar oleh-oleh yang ingin dibeli dan siapa saja yang ingin diberikan oleh-oleh. Dalam daftar tersebut, penting dicantumkan anggaran dana yang diperuntukkan bagi masing-masing calon penerima oleh-oleh. Besaran anggaran dana oleh-oleh, bisa disusun berdasarkan ukuran kedekatan traveler dengan si penerima oleh-oleh.

2. Untuk Teman-Teman
Saat berjalan-jalan di luar kota atau luar negeri, tak jarang traveler membeli banyak oleh-oleh berupa barang lucu untuk seluruh teman di kantornya. saya menyarankan oleh-oleh yang diperuntukkan bagi banyak orang, seperti teman sekantor atau teman nongkrong, lebih baik sesuatu yang bisa dinikmati banyak orang sekaligus, agar tidak terlalu menguras isi kantong.

3. Untuk Keluarga dan Saudara
oleh-oleh yang pas bagi keluarga dan saudara bisa berupa minuman khas, makanan, kaos hingga tas kecil. 

4. Untuk Atasan
Membeli oleh-oleh untuk atasan biasanya tidak disamakan dengan membeli oleh-oleh untuk rekan sekantor., biasanya dipilih oleh-oleh yang unik untuk atasan dan juga berguna untuk keperluan sehari-hari. 

5. Makanan Khas dari Daerahmu
Untuk mencari oleh-oleh unik,  oleh-oleh tersebut tidak perlu mahal, namun khas dari suatu daerah atau negara. contoh: peuyeum gantung khas purwakarta. Jadi, memberikan makanan khas daerahmu adalah salah satu senjata jitu untuk dijadikan oleh-oleh favorit keluarga maupun tamu yang berasal dari luar kota atau negara lain. 

6. Berikan yang Masih Segar
makanan yang masih segar sangat enak dinikmati, dan mencegah terjadinya makanan cepat busuk ketika oleh-oleh diberikan kepada orang lain. contoh : tahu sumedang.

7. Baju/Kaos
Baju atau kaos bisa jadi oleh-oleh yang bagus selain makanan daerah. Biasanya baju yang diberikan mencerminkan  kota asal atau negara yang kita kunjungi. contoh : kaos pangandaran.

8.  Barang Lainnya
Barang-barang lainnya yang bagus untuk dijadikan oleh-oleh adalah...
  1. sandal
  2. tas
  3. jam tangan
  4. gantungan kunci
  5. dan lain-lain
9. Hal yang Disukainya
Biasanya  orang sangat terkesan bila oleh-oleh yang diberikan adalah oleh-oleh kesukannya, ada point plus disini, yaitu orang merasa diperhatikan. Sebagai contoh, misalnya teman kamu suka sama segala hal tentang korea. Ketika kamu berjalan-jalan di kota atau negara lain, kamu bisa membelikannya kaos artis korea  atau apapun itu yang berhubungan dengan korea.

Nah itulah beberapa tips memilih oleh-oleh dari saya.
semoga bermanfaat.

Saturday, 24 December 2016

AKU HARUS BAGAIMANA ?


Bermula dari seorang temen yang main kerumah dan menceritakan kisahnya tentang dirinya, mengapa sih tindakan nya selalu saja salah dimata orang? padahal kata dia , dia tuh dah menuruti apa yang dikatakan setiap orang, namun tetap aja salah, "yang bener aja salah, apalagi yang salah makin salah. "
Mendengar curhatan temen  tentang semua tindakannya yang selalu dinilai salah oleh orang lain jadi inget sama kisahnya  Nashruddin Hoja , tentang seorang  bapak, anak, dan keledai.

Berikut ceritanya :
Pasa suatu masa, di sebuah negeri dikisahkan, seorang lelaki tua bersama anaknya yang masih kecil yang baru saja membeli seekor keledai. Setelah lelaki itu selesai membeli keledai, lalu dia bersama anaknya segera membawa pulang ke rumahnya. Sang bapak menaiki keledai itu, sementara anaknya berjalan kaki sambil menuntun keledainya dari samping menyusuri jalan kampung yang ramai dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Orang-orang itu saling berbisik-bisik sambil memandangi kepada Bapak, Anak, dan keledai itu. Karena rasa penasaran akan apa yang dibisik-bisikkan oleh orang-orang itu, Si Bapak kemudian bertanya.

“Wahai Saudara-Saudaraku, apakah gerangan yang kalian bisikkan? Adakah sesuatu yang salah dengan kami?”

Salah seorang dari penduduk kampung itu berkata.
“Di mana rasa sayangmu terhadap anak itu? Anda bertubuh kuat, mengapa anak anda disuruh berjalan? Sungguh kamu ayah yang keterlaluan.” Katanya dengan lantang, sementara orang-orang lainnya mengiyakan.

Setelah mendengar ucapan itu, sang bapak turun kemudian meminta anaknya menaiki keledai itu, sementara sang bapak berjalan sambil menuntun keledai tersebut. Mereka kembali berjalan menyusuri jalan-jalan yang sepi hingga kemudian mereka tiba lagi di sebuah kampung yang berbeda. 

Di kampung ini, mereka juga berpapasan dengan sekumpulan orang-orang yang berbisik-bisik. Si Bapak dan anaknya sadar, bahwa orang-orang kampung itu sedang berbisik-bisik membicarakan mereka. Lalu karena penasaran, bertanyalah Si Anak tentang apa sebenarnya yang membuat mereka berbisik-bisik. Lalu salah seorang dari kerumunan itu menjawab.

“Hai Anak Muda, lihatlah Bapakmu yang berjalan di sisi keledai itu. Tidaklah pantas kamu duduk di atas punggung keledai dengan santainya, sementara Bapakmu berjalan kaki di sampingmu.  Apakah kamu ingin menjadi anak yang tidak mempunyai rasa hormat dan kasih sayang kepada orang tua?”

Karena ada ucapan seperti itu, maka sang bapak berkata kepada anaknya : “ Turunlah nak, kita berdua berjalan kaki saja “. Kemudian mereka berdua berjalan kaki sambil sang bapak menuntun keledainya. Namun ketika mereka melewati kampung yang lain , ada orang yang berkata lagi : “Mengapa kalian berdua tidak memanfaatkan keledai itu, untuk apa kalian berjalan kaki jika ada keledai yang bisa kalian naiki?”

Sang bapak kemudian menghentikan keledainya setelah mendengar perkataan orang itu dan berkata kepada anaknya : ” Apa yang telah kita lakukan ternyata  salah lagi dimata orang-orang nak. Ya sudah, kita naiki saja berdua “

Mereka menaiki keledai itu selama beberapa jam, hingga akhirnya tiba di sebuah kampung dengan kerumunan orang-orang. Demi melihat seekor keledai kecil dinaiki oleh Bapak dan Anak itu, berbisik-bisiklah orang-orang itu. Kemudian salah satu dari mereka berbicara.

“Hai, betapa malangnya nasib keledai kecil itu. Ia harus menanggung beban dua orang  seperti kalian. Tidakkah kalian berpikir bahwa keledai itu bisa saja menjadi sangat menderita selama dalam perjalanan kalian?”

Sang bapak berkata lagi kepada anaknya : “ Kita dikatakan salah lagi nak. Kalau begitu harus kita apakan keledai ini?”. Sang bapak kemudian berkata lagi : “ Sudahlah nak, apapun yang akan kita lakukan pasti akan tetap salah menurut mereka. Sekarang kita pikul saja keledai ini dan biarkan nanti kalau ada orang yang mau berkata apa, terserah dan jangan kita dengarkan lagi “. Akhirnya mereka seperti orang gila, karena keledainya mereka pikul bersama.

HIKMAH CERITA:

1. Belajar Istiqamah


Dari kisah ini  kita belajar tentang istiqamah ( Istiqamah yang berarti keteguhan dalam memegang prinsip, menempuh jalan (agama) yang lurus (benar) dengan tidak berpaling ke kiri maupun ke kanan ), karena dengannya seorang muslim tidak dilanda perasaan takut untuk membuktikan nilai kebenaran dan tidak berduka cita bila mengalami resiko yang tidak menyenangkan.



Di antara ayat yang menyebutkan keutamaan istiqamah adalah firman Allah Ta’ala,



إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.” (QS. Fushilat: 30)

Yang serupa dengan ayat di atas adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala,

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ, أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Ahqaf: 13-14)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Katakanlah: “Aku beriman kepada Allah“, kemudian beristiqamahlah dalam ucapan itu.” [HR. Muslim no. 38]

2. Belajar Sabar

Sesungguhnya kita tidak terlepas dari pembicaraan orang. Apapun yang kita lakukan walau itu benar mungkin saja dianggap salah. Dalam hidup ini kadangkala ada orang yang tidak senang atau tidak suka dengan kita. Ketidaksukaan itu seringkali ditunjukkan dengan mengejek dan menghina.  

Tak akan ada habisnya jika kita memikirkan bagaimana pandangan orang lain terhadap apa yang kita lakukan karena orang lain akan selalu menemukan celah untuk dijadikan bahan pembicaraan. Seorang muslim harus sabar agar tidak menuruti keburukan mereka dengan membalas kemarahan yang berlebihan.

Allah SWT berfirman   ;
وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“Tetapi orang yang bersabar dan mema`afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” (QS. Asy-Syuuraa: 43)



يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)


3. Belajar Tawakal



     Seorang muslim haruslah memegang prinsip kebenaran dan menyerahkan segalanya hanya kepada Allah. Hal ini telah ditekankan oleh Allah kepada orang-orang yang beriman seperti dalam firmannya:



يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ هَمَّ قَوْمٌ أَنْ يَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ  

Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakal. (QS.  Al-Maidah : 11)

4. Belajar Ikhlas

Yakni setiap melakukan amal kebajikan baik perkataan maupun perbuatan ditujukan hanya kepada Allah semata. Jika kita memiliki jiwa yang ikhlas kita tidak dibelenggu oleh pengharapan akan pujian dan penghargaan juga tidak takut apabila menuai celaan dan cemoohan. Allah berfirman :

إِنَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ
Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa)
kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. (QS. Az Zumar : 2)

Referensi : Hikayat 1001 Malam

semoga bermanfaat bagi kita semua

Wallahu a’lam bish shawab.

Saturday, 17 December 2016

Resep acar cabei gendot


Alhamdulillah sebentar lagi kita akan menyambut hari kemenangan, yaitu hari Idul Fitri, setelah sebulan lamanya kita menjalankan ibadah shaum di bulan ramadhan.

Sudah menjadi lumrah di negara indonesia ini bila akan datang Idul Fitri ibu-ibu atau remaja putri pasti sibuk membuat ketupat dan menu pendamping lebaran sebagai menu khas idul Fitri.

Bahkan ada istilah "  kalau gak ada ketupat dan menu pendamping, lebarannya gak jadi"... Haha.. sebenarnya istilah itu terlalu berlebihan tapi istilah tersebut hanya ungkapan betapa pentingnya kehadiran sebuah ketupat daan menu pendamping dalam moment yang sangat spesial ini.

Biasanya  menu pendamping ketupat kalo di kampung jelekong sih seperti ini : ada  opor, rendang, acar cabe gendot, sambal goreng kentang,  sate, pepes ikan dan banyak lagi (susah sebut satu- satu.. hehe.. )

Pada kesempatan sekarang saya akan berbagi resep acar cabe gendot keluarga saya ..
ini dia resepnya...


Bahan membuat  acar cabei gendot :
  • cabei gendot 1/2  kg (setiap cabe gendot di tusuk 1 kali dengan pisau, untuk udara).
  • air 400 ml
  • Minyak goreng secukupnya
  • Royco 1 bungkus
  • pecin secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • Lengkuas 3 cm (memarkan)
  • Serei 1 batang
  • Bawang bombay 1/2 siung iris tipis
  • Daun salam 2 lembar
  • Daun jeruk 3 lembar
  • kayu manis 1 cm
Bumbu  acar cabei gendot yang dihaluskan:

  • Bawang merah 6 butir
  • Bawang putih 5 siung
  • tomat ukuran sedang 1 butir
  • Ketumbar 1 sendok makan
  • Merica butiran 1 sendok teh
  • Kemiri 6 butir
  • Kunyit 3 cm
  • Jahe 2 cm
  • kencur 4 cm
  • Jinten 1/4 sendok teh
  • Pala 1/4 butir
  • kapulaga jawa 1 butir
Cara Membuat  acar cabei gendot:
  • Tumis bumbu yang telah dihaluskan dengan minyak goreng , tambahkan bawang bombay, serai, daun salam, daun jeruk, kayu manis, lengkuas, dan royco masak dengan api kecil sambil di aduk sampai harum dan agak lengket.
  • masukkan air, garam, gula pasir, gula merah, pecin, dan cabei gendot aduk dan masak sampai cabei berwarna kecoklatan, (kurang lebih masak 1/4 jam ).
  • acar cabei gendot siap disajikan untuk keluarga tercinta anda. Sajikan bersama dengan ketupat daan menu pendampingnya maka akan bertambah lezat.
SELAMAT MENCOBA

Saturday, 10 December 2016

"Walaupun kita benar ada saatnya kita harus mengalah"


Jadi terinspirasi dari sebuah meme yang dikirimkan oleh seorang teman melalui sosial media whatapps.

Dari  meme tersebut digambarkan bahwa ada seekor bison besar yang sedang berdiri ditengah sebuah jalan raya, kemudian melintaslah sedan kecil pada jalan tersebut, namun sedan kecil yang melintas jalan raya tersebut harus mengalah dengan berjalan ke bahu jalan raya karena takut menabrak bison tersebut, pada meme tersebut pun bertuliskan "walaupun kita benar ada saatnya kita harus mengalah".

Disini bisa digambarkan bila mobil sedan kecil memaksakan melintasi jalan raya tersebut melalui jalan raya itu, walaupun sebenarnya yang benar adalah mobil sedan , karena jalan raya seharusnya digunakan untuk kendaran melintas,bukan untuk bison diam ditengah jalan , namun bila dipaksakan yang terjadi adalah bison itu akan mengamuk dan menyeruduk sedan kecil tersebut sehingga semuanya akan sia-sia malah akan mati konyol., 

Dalam kehidupaan nyata pun , walaupun kita benar, namun  ada saatnya kita harus mengalah, dan tidak bisa begitu saja kita terus maju mempertahankan  pendapat dan pendirian kita, walaupun  pendapat dan pendirian kita itu benar, karena begitu banyak faktor penghalang yang menyebabkan pendapat dan pendirian kita itu can not move anymore, atau "stuck" disana.

Disinilah kita harus mengalah, sabar dan berlapang dada untuk tidak memaksakan kehendak kita, namun harus ditekankan disini kita mengalah, sabar, berlapang dada dan tidak memaksakan kehendak bukan untuk hanya diam saja, sumuhun dawuh, dan tidak melakukan act, tapi disinilah perlunya kita harus berstrategi untuk menentukan jalan keberhasilan berikutnya.

Prinsip mengalah untuk menang atau bahasa kerennya yaitu lose to win..  A. Adji Watoko pemilik Dwi Sapta Group, dalam buku berjudul Advertising That Makes Money mengatakan, ”Jadikan lose to win sebagai bagian strategi mencapai impian besar. Lose to win adalah senjata untuk memenangkan pertempuran jangka panjang.

 Donald Trump berujar, “Terkadang kita harus kalah berperang untuk mendapatkan cara baru, guna memenangkan pertarungan lainnya.”

Sun Tzu, adalah nama ahli strategi perang Cina yg hidup pada masa 500 tahun SM ,  dia sangat terkenal karena strategi-strategi yang dia ciptakan masih banyak digunakan sampai sekarang ini. salah satu  strategi perangnya yg  terkenal adalah “Strategi bagaikan Air”,.

“Strategi bagaikan Air”,ini mempunyai arti yaitu strategi yang digunakan harus disesuaikan dengan keadaan yang dihadapi. Tidak ada strategi yang dapat digunakan untuk semua perang. Seperti air yang selalu menyesuaikan diri dengan keadaan, air akan mengalir mengikuti alur sungai, air akan berombak ketika di lautan, air akan berbentuk segi empat saat di dalam bak mandi, air akan turun ke bawah karena harus patuh pada hukum gravitasi, dan sebagainya.



strategi  yang ideal menurut Sun Tzu haruslah mengandung 3 (tiga) unsur, yaitu :

1. Moral yaitu alangkah bijaknya jika setiap kemenangan dilandasi oleh moral yang baik. Tidak menggunakan strategi yang licik.
2. Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu Sehebat apapun strategi yang digunakan tetapi jika SDM yang ada tidak memiliki integritas, loyalitas, moral yang baik, komitmen, dan mental yang kuat, maka dapat dipastikan peperangan akan dimenangkan oleh pihak lawan.
3.  Hasil yaitu Strategi yang digunakan harus menghasilkan kemenangan yang sempurna. Kemenangan yang didapat membuat pasukan puas, korban berhasil ditekan sekecil mungkin, dan pihak lawanpun menerima kekalahan dengan lapang dada. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna harus selalu dilakukan analisa untuk perbaikan kedepannya.



Sun Tzu menyadari bahwa peperangan tidak selalu dalam kondisi ideal, sehingga harus dengan cepat dilakukan perubahan strategi yang sesuai dengan keadaan saat itu. Dalam keadaan seperti ini,  diperlukanlah seorang Leader yang mampu membuat strategi cepat dan tepat sasaran, walaupun mungkin harus berbenturan dengan norma dan etika yang berlaku.


Ada 7 (tujuh) Strategi  Sun Tzu yang masih sering kita jumpai di masa sekarang ini.

1.  Mengalah untuk Menang.

Gatot Kaca rela mengorbankan nyawanya dengan menjadi sasaran Tombak Sakti senjata pamungkas Karna (pihak Kurawa) agar Arjuna (Pandawa) dapat lebih mudah mengalahkan Karna. Konon ceritanya Arjuna hanya dapat dikalahkan dengan Tombak Sakti Karna tersebut.

2.Menang tanpa Berperang.

15 ribu sisa pasukan Napoleon (dari semula 670 ribu) mundur dari Rusia setelah berbulan-bulan kelaparan (hanya makan kuda tunggangan dan sepatu kulit yang dipakai) terjebak di antara gedung-gedung kota tanpa sedikitpun berperang. Rusia menyadari bahwa akan kalah jika berhadapan langsung.



3. Menang dengan Menyerang Titik Lemah Lawan.

Jepang menyerah tanpa syarat setelah kota Nagasaki dan Hiroshima dibom atom oleh Amerika.

4. Menang dengan Memanfaatkan Kekuatan Lawan.
Vietnam berhasil beberapa kali mengalahkan Amerika yang arogan memiliki persenjataan canggih dengan cara berperang di hutan belantara yang ganas. Dengan kecanggihan yang dimiliki Amerika telah membuat jebakan sendiri di dalam hutan. Dan Vietnam yang sangat menguasai hutan dengan mudah mengalahkan Amerika.


5.  Menang dengan Perang Habis-habisan.

Puluhan ribu pasukan Persia mengalahkan 300 pasukan Sparta dengan cara mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki.

6.  Menang dengan Memecah Kekuatan Lawan.

Politik devide et impera dan adu domba yang digunakan Belanda berhasil membuat Indonersia terjajah 350 tahun.


7. Menang dengan Menghalalkan segala Cara.

Belanda memenangkan Perang Diponegoro (1825-1830) dengan cara tipu muslihat terhadap Pangeran Diponegoro.

Namun strategi no 6 dan nomor 7 lebih baik tidak usah digunakan  karena mengandung kelicikan dan unfair.

jadi pribahasa 'Walaupun kita benar ada saatnya kita harus mengalah" bukan berarti kita kalah , namun sengaja mengalah untuk menentukan strategi agar kita dapat menang kembali.

semoga bermanfaat.


Referensi : Majalah Marketing, edisi Oktober 2010

Saturday, 3 December 2016

Kau tahu bagiku kau yang paling hebat


Ketika mendengar lagu ini rasanya langsung terbawa hanyut, liriknya bahasa  inggris sih jadi ada syair yang agak kurang mengerti( maklum  bahasa inggrisnya  kurang bagus), namun lagunya easy listening aja  gitu...

Jadi penasaran apa sih terjemahan lagu  dari Maher zain '  NUMBER ONE FOR  ME" , masa nyanyi-nyanyi sambil gak tahu arti yang benernya apa, cari cari di mbah google  dan akhirnya dapat deh....(kayanya harus kursus  bahasa inggris nich, biar nanti kalo ada lagu bahasa ingris gak usah  nyari di mbaah google  lagi ya!!.. he..he.).

Pas baca terjemahan nya, jadi makin suka deh sama lagunya ,,, ini dia..


Number  one for  me

I was a foolish little child
Crazy things I used to do

And all the pain I put you through
Mama now I’m here for you

For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it’s time for you to rise
For all the things you sacrificed


If I could turn back time rewind
If I could make it undone 

I swear that I would
I would make it up to you

Mom I’m all grown up now
It's a brand new day
I’d like to put a smile on your face everyday

Mom I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face everyday

You know you are the number one for me 
Number one for me

Now I finally understand
Your famous line
About the day I’d face in time
Coz now I have a child of mine

Even though I was so bad
I’ve learnt so much from you
Now I’m trying to do it too
Love my kids the way you do

There is no one in this world
That can take your place
 I’m sorry for ever taken you for granted
I will use every chance I get
To make you smile
Whenever I’m around you

Now I will to try to love you
Like you love me
Only God knows how much you mean to me



Kau tahu bagiku kau yang paling hebat

Waktu masih kecil aku seenaknya
Banyak hal gila yang kulakukan
 Dan banyak kubuat kau sakit hati 
Mama kini aku di sini untukmu 

Untuk saat-saat kubuat kau menangis 
Hari-hari kubohongi dirimu 
Kini saatnya bagimu tuk bangkit 
Untuk semua yang tlah kau korbankan 

Andai bisa kuputar waktu 
Andai bisa kuhapus semuanya,
 pasti kan kulakukan 
Kan kuperbaiki semua kesalahanku padamu 

Mama, kini aku tlah dewasa
 Ini adalah hari yang baru
 Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari 

Mama, kini aku tlah dewasa
Dan belumlah terlambat
Ingin kubuat kau tersenyum setiap hari

Kau tahu bagiku kau yang paling hebat
Bagiku kau yang paling hebat

Kini akhirnya aku mengerti
Kata-kata bijakmu
 Tentang masa yang akan kuhadapi
Karena kini aku sudah punya anak

Meskipun dulu aku sangat nakal
Aku tlah banyak belajar darimu
Kini kan kucoba menirunya
Cintai anak-anakku seperti yang kaulakukan padaku

Tak ada seorang pun di dunia ini
Yang bisa gantikanmu
maafkan aku dulu tak begitu menganggapmu
Kan kugunakan setiap kesempatan yang kupunya
Tuk membuatmu tersenyum
Kapanpun aku di dekatmu

Kini kan kucoba tuk mencintaimu
Seperti kau mencintaiku
Hanya Tuhan yang tahu betapa berartinya dirimu bagiku



NOTE :  Lagu ini saya pesembahkan untuk mamaku tercinta , seorang mama yang sangat HEBAT, semoga Allah  SWT selalu  menyayangi beliau.. aamiin